Translate

Sabtu, 27 Oktober 2012

Sekilas Tentang Batik Tulis Tuban

klik dan bagikan:
  


(legendakotatua) Batik adalah ciri khas bangsa Indonesia, itulah yang diangkat oleh Bung Karno ke dunia pada tahun 1950-an. Sebenarnya batik sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu, tidak ada data yang pasti tentang munculnya batik untuk pertama kalinya. Ada yang mengatakan bahwa karya seni kuno ini berasal dari Sumeria yang kemudian berkembang di Jawa Tengah setalah dibawa oleh pedagang India. Namun tetap bahwa batik adalahsalah satu budaya Indonesia yang berharga dan patut dilestarikan.
Batik di Indonesia dibagi menjadi dua yaitu batik pedalaman dan batik pesisiran. Batik pedalaman adalah batik yang berkembang di daerah pedalaman khususnya Yogyakarta dan Surakarta (Solo), batik pedalaman ini lebih dikenal dengan batik keraton atau batik klasik. Sedangkan batik pesisiran adalah batik yang berkembang di daerah pesisir pulau ( salah jenis batik pesisir yang mempunyai ciri khas adalah batik Tuban atau yang lebih di kenal dengan BATIK GEDOG ), seperti Cirebon dan Pekalongan.
Sejarah Batik Tulis Tradisonal Tuban
Tuban sebagai salah satu wilayah di bagian Timur dari pulau jawa, memiliki satu corak kebudayaan yang unik, mengapa? Karena dalam sejarah wilayah ini telah masuk 3 tata nilai kebudayaan yang saling mempengaruhi, dan sampai sekarang kebudayaan ini masih tetap eksis dan sama-sama berkembang, tanpa membuat salah satu kebudayaan ini tersingkir. Ketiga kebudayaan tersebut adalah :
1. Jawa, yang meresap saat wilayah ini dalam kekuasaan jaman Majapahit (abad XII-XIV)
2. Islam, karena diwilayah ini hidup seorang ulama yang ternama yaitu Sunan Bonang (1465-  1525 M)
3. Tiongkok(cina), karena di Tubanlah para sisa lascar tentara kubalai khan melarikan diri dari kekalahannya pada saat menyerang Jawa di awal abad XII, hingga kini masyarakat keturunan ini banyak bermukim di Tuban.
Proses interaksi ketiga kebudayaan ini berlangsung sekian lamanya hingga sekarang dan sangat mempengaruhi pola kehidupan masyarakat Tuban sampai kini.
Motif Batik Tulis Tradisional Tuban, apabila di cermati, terlihat betapa motif-motif tersebut sangat dipengaruhi nilai-nilai budaya jawa, islam, dan tiongkok. Gambar-gambar burung pada motif batik tulis Tuban jelas terlihat pengaruh dari budaya tiongkok, karena gambar burung yang dimotifkan pada batik tulis tersebut Nampak adalah burung”Hong”yang jelas tidak terdapat di wilayah Tuban.
Sedang pada motif bunga jelas terlihat adalah motif-motif tradisional yang sejak lama dibuat dihampir seluruh wilayah pulau Jawa. Sedangkan pengaruh islam pada motif batik tulis Tuban terlihat pada motif dengan nama yang religious seperti kijing miring.
Dahulu batik tulis ini hanya digunakan untuk upacara-upacara tradisional masyarakat Tuban seperti sedekah bumi, pernikahan, pemakaman.
Pada perkembangan jaman, sekarang ini penggunaan batik tulis Tuban tidak hanya untuk upacara-upacara adat, namun telah meluas pada penggunaannya seperti ; taplak meja, sarung bantal, dekorasi, hiasan dinding, model baju modist baik untuk pria dan wanita.
Dari hal-hal tersebut diatas jelaslah bahwa batik tulis tradisional Tuban yang memiliki ciri khas yang unik sangat perlu untuk dilestarikan keberadaannya apalagi potensi pengembangannya sangat prospektif. (prizt)

Tidak ada komentar: